Senin, 30 November 2015

SAHAM KARW MASUK DALAM PENGAWASAN BEI

SAVE - Akibat harga saham yang bergerak kurang wajar menjadi alasan bagi TP Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberikan pengawasan perkembangan pola transaksi saham PT ICTSI Prima Tbk (KARW). 
Kepala Devisa Pengawasan Transaksi, Irvan Susandy mengatakan, adanya penurunan harga dan peningkatan transaksi saham berkode emiten KARW yang tidak dalam kebiasaan dibanding dengan periode sebelumnya atau Unusual Market Activity (UMA) yaitu akibat masuknya saham KARW dalam pengawasan BEI. ‎"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham KARW, bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," ungkapnya. 
Ia berkata, pada 24 November 2015 merupakan informasi terakhir yang dipublikasikan oleh emiten melalui IDX Net hal tersebut menjelaskan tentang volatilitas transaksi. Oleh karena itu, Irvan meminta, para pelaku pasar atau investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan yang tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mengawasi kinerja perusahhan tercatat, dan keterbukaan informasinya.    
Selain itu, Irvan melanjutkan, mempelajari kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana tersebut masih belum mendapat persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat meningkat di kemudian harisebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Akan tetapi, Irvan juga terus menekan, pengumuman UMA tidak secepatnya menunjukan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undang di bidang pasar modal.

NASIB YUAN MENJADI MATA UANG INTERNASIONAL DITENTUKAN OLEH IMF


SAVE - Hari ini Senin (30/11/2015) Dana Moneter Internasional atau IMF akan menentukan nasib yuan, apakah mata uang negeri tirai bambu ini dapat menjadi mata uang internasional atau justru belum adanya penentuan dari voting.

Mengutip dari Reuters, Senin (30/11/2015), Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde, bersama sekitar 20-an pejabat institusi internasional tersebut akan mengadakan perkumpulan di markasnya yang berada di Washington dalam rangka untuk mengambil keputusan penting ini.

Mereka akan membahas apakah yuan pantas masuk kedalam keranjang Special Drawing Rights (SDR) dengan beberapa mata uang internasional lainnya, yaitu dolar AS, euro, yen, dan poundsterling.

Lagarde sendiri juga sudah mendukung yuan untuk masuk ke dalam keranjang bergengsi ini. Namun hingga saat ini masih belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai nasib mata uang China ini. 

Para pengelola kebijakan di IMF terdiri dari para dewan gubernur, yang sebenarnya merupakan para mentri keuangan dan gubernur bank sentral yang negara anggotanya 188.

Selain itu, para dewan gubernur IMF juga menyerahkan haknya kepada dewan eksekutif yang terdiri dari 24 direktur eksekutif. Mereka ini yang akan mengadakan pertemuan bersama Lagarde pada hari Senin waktu setempat.

Dalam pertemuan ini para staf lainnya tidak termasuk dalam pertemuan ini, hanya dapat diikuti oleh para pejabat kelas atas IMF saja. 

Para dewan eksekutif ini, dalam satu tahun bisa menggelar pertemuan hingga 200 kali, biasanya membahas dan mengambil keputusan secara konsensus dibanding voting. Akan tetapi, kali ini voting lah yang akan digunakan dalam mengambil keputusan. 

Mark Sobel adalah pemegang hak voting terbesar, direktur eksekutif IMF dari Amerika yang mewakili pemerintah Obama dengan hak Voting sebesar 17%. 

Secara bersamaan dengan sejumlah segara G7, seperti Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan AS, jika ditotal hak votingnya mencapai 43%. Sementara China yang diwakili mantan pejabat People’s Bank of China, Jin Zhongxia, hanya memiliki hak voting sebesar 3,8%.

Jumat, 27 November 2015

EKONOMI FILIPINA 6%, TERCEPAT DI ASIA


SAVE - Pada kuartal III-2015 pertumbuhan ekonomi Filipina tumbuh di 6%, angka tersebut menjadi ekonomi Filipina yang tumbuh tercepat di Asia pada tahun 2015 ini.
Melansir dari BBC, Jumat (27/11/2015), Sekretaris Perencanaan Ekonomi Filipina, Arsenio Balisacan menuturkan, angka pertumbuhan tersebut membuktikan bahwa negara tersebut stabil. Filipina  ini merupakan negara yang memiliki ekonomi terbesar kelima di ASEAN.  
Sementara dibandingkan kuartal II-2015, pertumbuhan ekonomi Filipina di kuartal III-2015 hanya tumbuh di angka 1,1%. Hal ini juga dibawah ekspektasi para pelaku ekonomi. 
Melalui hasil pertumbuhan ini, Balisacan memperkirakan, sepanjang tahun 2015 ini ekonomi Filipina tumbuh di 6%. 
Pendorong tervesar pertumbuhan ekonomi Filipina yaitu sektor jasa, sejalan dengan investasi dan belanja anggaran pemerintah.
Menurut Ekonom Barclays, Rahul Bajoria, nampaknya ada kenaikan investasi di sektor konstruksi dari pemerintah.
Anggaran infrastruktur negara ini telah mengalami peningkatan tiga kalo lipat, semenjak Benigno Aquino menjadi presiden Filipina 5 tahun lalu.
Walaupun demikian, pembangunan rel kereta, pelabuhan, jalan, dan pembangunan tetap belum sesuai rencana dan mundur dari jadwal. Situasi infrastruktur yang masih belum memadai ini menyebabkan biaya ekonomi hingga US$ 60 juta per hari di Filipina.

POSISI PEREKONOMIAN RI DI ASEAN


SAVEPerlambatan ekonomi global juga memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi regional Asia Tenggara. Selain itu, ekonomi jangka menengah di wilayah ASEAN dikhawatirkan akan sulit untuk tumbuh jika ASEAN selalu bergantung pada ekonomi global. 
Oleh karena itu, diverifikasi dari ekonomi ASEAN agar menghindari dari bahan-bahan mentah dianggap sebagai hal penting guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi ASEAN. 
Dalam jangka waktu panjang, diversifikasi ekonomi ASEAN akan memeberikan keuntungan bagi setiap negara yang dapat menawarkan barang dan jasa, tidak termasuk Indonesia. Syaratnya, Indoneisa harus melaukan penawaran barang dan jasa yang berada dari negara lainnya di ASEAN.
Di level ASEAN pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai cukup memberikan harapan baik dalam jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, pendapat pemerintah yang memanfaatkan pembangunan sebagai investasi dapat memberikan stimulusbagi perekonomian Indonesia, yaitu melalui penyerapan tenaga kerja. 
"Pemerintah Indonesia secara strategis telah mengambil keuntungan saat harga-harga melonjak dan memberikan investasi jangka panjang yang cocok dengan Indonesia. Namun, saat ini merupakan kesempatan yang baik bagi pembuat kebijakan untuk melihat kesempatan dalam industri dan high skill manufacture serta layanan jasa untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih naik," ucap Economic Advisor ICAEW Danae Kyriakopoulou, Jumat (25/11/2015).
Dalam sektor jangka panjang, Institute of Chartered Accountants in England dan Wales (ICAEW) memprediksikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level ASEAN akan semakin membaik hingga tahun 2020 mendatang. Pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) Indonesia diproyeksikan tertinggi kedua di ASEAN yang mencapai sedikit di bawah 6%. Sedangkan GDP tertinggi pada 2020 diprediksi akan diperoleh Vietnam dengan pertumbuhan GDP mencapai 7%.
Indonesia yang terlihat memiliki masa depan yang cerah di ASEAN, juga diharapkan terus aktif untuk meningkatkan infrastruktur dalam jangaka panjang. Sehingga proyeksi 2020 ini bukan hal yang tidak mungkin untuk di capai. 

BI MENGANTISIPASI MENGENAI PEREDARAN UANG PALSU

SAVE - BI terus melakukan sosialisasi mengenai waspada terhadap uang palsu untuk menyesuaikan peredarannya saat saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang dilakukan secara bersamaan pada 9 Desember 2015.
"Masyarakat harus terus waspada dan harus tahu membedakan mana uang rupiah yang asli dan mana uang palsu," ucap Kepala Kantor BI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Peter Jacobs, Jumat (27/11/2015).
Beliau mengatakan biasanya orang yang tidak bertanggung jawab tersebut akan memanfaatkan kesempatan tertentu seperti pada saat Pilkada peredaraan uang palsu tersebut mulai dilakukan, sehingga masyarakat perlu mewaspadai hal tersebut.  
Oleh karena itu, kata Peter, sosialisasi dan kas keliling akan terus dilakukan baik terhadap swalayan, pasar tradisional maupun di tempat penduduk sehingga masyarakat akan lebih cermat jika menerima uang.
BI Sulut telah melakukan kerja sama dengan kepolisian bahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menyosialisasikan keaslian uang rupiah.
"Jika masyarakat tahu membedakan mana rupiah asli atau palsu, maka kita tidak akan tertipu, karena uang palsu tidak akan ada penggantiannya," jelasnya.
Pada bulan Oktober 2015 lalu, ada sejumlah 262 lembar uang palsu yang ditemukan di Provinsi Sulut.
"Dari Januari hingga Oktober 2015, sebanyak 262 lembar uang palsu yang ditemukan yakni 40 lembar pecahan 100 ribu, 15 lembar pecahan 50 ribu, satu lembar pecahan 20 ribu dan dua lembar pecahan 10 ribu," jelas Peter.
Ia juga menambahkan, BI akan terus melakukan upaya agar temuan uang palsu di Sulut dikurangi dengan usaha sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya pengetahuan cirri-ciri keaslian uang rupiah.
Untuk penindakan diserahkan langsung ke pihak kepolisian, dan BI sudah melakukan kerja sama tersebut," ucapnya.

RI TIDAK PERLU MENURUNKAN PPh BADAN

SAVE - Rencananya pemerintah akan menurunkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan. Hal ini dilakukan untuk bersaing dengan sejumlah negara lainnya yang masih memiliki tarif PPh Badan rendah. 
Mengutip dari keterangan Danny Darussalam Tax Center, sebenarnya Indonesia tidak harus terlibat dalam kompetinsi pajak kawasan dengan melakukan penurunan tarif PPh Badan tersebut. Sebab, penurunan PPh Badan ini justru akan berpengaruh terhadap penerimaan pajak yang semakin menurun.
Menurutnya, usaha penurunan tarif PPh Badan kemungkinan akan berakhir percuma selama masih terdapat preferential tax regime di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura. Ditambah, Singapura yang memang diijuluki sebagai negara tax haven.
Selama ini, seandainya 8% kekayaan individu atau US$6 triliun disimpan di beberapa negara tax haven. kemungkinan hal tersebut akan menyebabkan penerimaan PPh Badan tidak menguntungkan.  
Namun, Pengamat Perpajakan Yustinus Prastowo, rencana penurunan tarif PPh Badan masih belum dapat meningkatkan penerimaan secara signifikan. hal itu dihitung secara matematis jika basis pajak bertambah dan tarif turun.
"Jalan keluarnya ambil kebijakan berbasis riset komprehensif agar bertolak dari fakta empirik," ucap Yustinus.
Menurut beliau, perilaku menyimpang di sisi wajib pajak perlu direspon dengan kebijakan anti-penghindaran pajak. Sehingga, wajib pajak akan cenderung patuh jika mengetahui Pemerintah telah tahu hal tersebut.
"Maka kuncinya bikin Pemerintah punya data. Bangun sistemnya, atau minimal bikin kesan otoritas pajak kita kredibel dan kuat," jelasnya.

Kamis, 26 November 2015

MARKET UPDATES 27 NOVEMBER 2015

SAVE - Harga konsumen inti Jepang (core consumer prices ) merosot 0,1 persen pada bulan Oktober dari tahun sebelumnya, data pemerintah menunjukkannya hari Jumat. Indeks core consumer price, yang meliputi produk minyak tetapi tidak termasuk harga makanan segar, sesuai dengan perkiraan ekonom untuk kenaikan tahunan 0,1 persen.

Harga konsumen inti (core consumer prices ) di Tokyo, tersedia satu bulan sebelum data
nasional, tidak berubah pada bulan November dari tahun sebelumnya, dibandingkan estimasi median ekonom bahwa harga tidak berubah dari periode yang sama tahun lalu.

Tingkat pengangguran Jepang bulan Oktober turun menjadi 3,1 persen, data dari kementerian urusan internal menunjukkan Jumat ini. Median perkiraan adalah 3,4 persen.
Rasio jobs-applicants (pekerjaan-pelamar) mencapai 1,24 pada bulan Oktober, tidak berubah dari bulan sebelumnya.




posted by: admin-save-moneychanger