Jumat, 31 Agustus 2018

IHSG SEMAKIN TERTEKAN, RUPIAH MENYUSUT

SAVEPada perdagangan sesi I siang hari ini, bursa saham IHSG masih terus mengalami tekanan, setelah tadi pagi berada di zona merah. Kondisi ini seiring dengan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang juga anjlok semakin dalam.

Sesi siang IHSG diperdagangkan melemah dengan penurunan mencapai 71,62 poin atau 1,19% menjadi 5.947,35.

Hingga siang ini, sektor saham dalam negeri tanpa kecuali berada di jalur negatif dengan sektor aneka industri yang mengalami pelemahan terdalam sebesar 2,34% diikuti penurunan sektor consumer yang mencapai 1,70%.

Selain itu, di bursa Indonesia juga tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp6,33 triliun dengan saham yang diperdagangkan sebanyak 7,98 juta saham. Transaksi bersih asing mencapai Rp292,28 miliar dengan aksi jual sebesar Rp1,76 triliun dibandingkan dengan aksi beli asing yang mencapai Rp2,05 triliun.

Total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 522 saham, untuk saham yang bergerak naik ada 84 saham, 260 saham menurun, dan 178 saham lainnya bergerak mendatar.

Sementara berdasarkan dari data Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini berada di posisi Rp14.710/US$, atau melemah jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp14.680/US$.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Kamis, 30 Agustus 2018

DOLAR AS TEMBUS KE REKOR TERTINGGI DI Rp14.729

SAVEHari ini, pergerakan kurs dolar AS terhadap nilai tukar rupiah masih terus menunjukan penguatannya. Bahkan, mata uang Negeri Paman Sam sore ini, melanjutkan posisi tertingginya dalam tiga tahun terakhir yang berada di level Rp14.729.

Mengutip dari data Reuters, Kamis (30/8/2018), kurs dolar AS hari ini berada di Rp14.660 hingga ke Rp14.729. Angka tersebut merupakan posisi tertingginya dalam tiga tahun terakhir, namun masih jauh dari posisi Rp14.855 yang terjadi pada 24 September 2015. Namun, ini menjadi posisi tertinggi dolar AS di tahun 2018.

Sementara tekanan yang terjadi pada rupiah ini disebabkan oleh faktor eksternal, diantaranya yaitu revisi data peoduk domestik bruto (PDB) AS di kuartal II, dari 4,1% menjadi 4,2%. Langkah PBoC yang melemahkan mata uang Yuan di tengah negosiasi sengketa antara AS dengan China yang belum tercapai, dan pelemahan mata uang Argentina peso dan lira Turki.

Bank Indonesia (BI) saat ini masih terus berada di pasar untuk memastikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah tidak cepat dan tajam. BI juga masuk ke pasar surat berharga negara (SBN) untuk melakukan stabilitas.

Namun adanya sentimen global, seperti normalisasi kebijakan moneter di AS, ancaman kenaikan suku bunga The Fed hingga perang dagang antara AS dengan China sejak Maret hingga saat ini, membuat dolar AS semakin menguat.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Rabu, 29 Agustus 2018

7 HARI BERUNTUN BURSA TOKYO CATAT KENAIKAN

SAVEMenutup perdagangan hari ini, Rabu (29/8/2018), bursa saham Jepang di Tokyo berakhir menguat, dengan indeks utama Nikkei yang mencatat kenaikan dalam tujuh hari beruntun.

Kenaikan bursa Tokyo ini terjadi lantaran adanya sentimen dari pergerakan optimisme baru terhadap pembicaraan dengan Amerika Utara.

Laju indeks Nikkei 225 mengalami kenaikan sebesar 34,75 poin atau 0,15% ke posisi 22.848,22. Sedangkan indeks Topix yang lebih luas tumbuh sebesar 7,97 poin atau 0,46% menjadi 1.739,60.

Sementara para pelaku pasar optimis bahwa AS dan Kanada dapat mencapai kesepakatan terkait perubahan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Sebelumnya, AS juga telah melakukan kesepakatan tersebut dengan Meksiko terkait hal tersebut.

Saat ini, delegasi Kanada sudah berada di Washington untuk membahas kesepakatan perdagangan. Dan pihak AS berharap penuh agar kesepakatan dengan Kanada dapat tercapai pekan ini. Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin menyatakan, Kanada merupakan mitra dagang penting bagi AS sehingga kepentingan mereka tentu akan dilindungi.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Senin, 27 Agustus 2018

SESI SIANG RUPIAH MASIH MEMBAIK, IHSG MENGHIJAU

SAVE - Pada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menjaga tren positif sejak pembukaan pagi tadi. Kondisi ini mengiringi bursa IHSG yang kembali menguat ke posisi 6.014.

Berdasarkan dari data Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini bergerak di posisi Rp14.605/US$, angka ini lebih baik jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp14.648/US$. Siang ini, pergerakan rupiah berada di sekitar posisi support Rp14.628/US$ dengan resisten di Rp14.598/US$.

Sedangkan IHSG sendiri pada sesi siang hari ini terlihat semakin menguat dengan kenaikan sebesar 45,39 poin atau 0,76% ke posisi 6.014,14.

Hingga perdagangan siang, sektor saham dalam negeri hampir secara keseluruhan bergerak naik dengan sektor infrastruktur yang memimpin kenaikan tertinggi sebesar 2,68%, dan sektor industri dasar yang melonjak 1,61%. Satu-satunya sektor yang bergerak melemah yaitu consumer yang turun 0,10%.

Sementara di bursa Indonesia tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp3,78 triliun dengan saham yang diperdagangkan sebanyak 4,76 miliar saham. Dan transaksi bersih asing Rp107,96 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,28 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,39 triliun.

Total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 480 saham, untuk saham yang bergerak naik ada 231 saham, 124 saham menurun, dan 125 saham lainnya bergerak stagnan.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Kamis, 16 Agustus 2018

IHSG SIANG INI MELEMAH, RUPIAH SEDIKIT MEMBAIK

SAVE - Pada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan bursa saham IHSG tergelincir di zona merah, setelah sebelumnya juga sempat dibuka turun cukup dalam. Kondisi ini terjadi saat mata uang Garuda mulai bergerak membaik.

Sesi siang IHSG bergerak melemah di zona merah dengan penurunan sebesar 30,06 poin atau 0,52% ke posisi 5.786,53.

Hingga perdagangan siang ini mayoritas sektor saham dalam negeri bergerak melemah dengan sektor keuangan yang memimpin penurunan terdalam sebesar 1,38% diikuti sektor pertambangan dan perkebunan yang sama-sama turun sebesar 0,93%. Sedangkan sektor dengan kenaikan tertinggi dialami oleh konsumer dan aneka industri yang masing-masing naik 0,63% dan 0,52%.

Selain itu, di bursa saham Indonesia juga tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp3,48 triliun dengan saham yang diperdagangkan sebanyak 4,11 miliar saham. Transaksi bersih asing minus Rp338,08 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,61 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,27 triliun.

Total saham yang diperdagangkan ada 476 saham, untuk saham yang bergerak naik ada 117 saham, 218 saham menurun, dan 141 saham lainnya bergerak stagnan.

Sementara pergerakan nilai tukar rupiah siang ini berdasarkan dari data Bloomberg, berada di posisi Rp14.593/US$, atau menyusut jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp14.576/US$. Meski demikian, capaian tersebut sedikit membaik dari awal perdagangan, dimana siang ini rupiah tercatat bergerak di sekitar posisi Rp14.593/US$ hingga Rp14.617/US$.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Rabu, 15 Agustus 2018

BURSA TOKYO BERBALIK MENURUN

SAVEPada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (15/8/2018), pergerakan bursa saham Jepang di Tokyo berakhir menurun, setelah sempat dibuka meningkat. Hal ini dikarenakan krisis mata uang lira Turki menyebabkan kekhawatiran akan menular ke negara berkembang lainnya dan menekan saham Asia.

Pergerakan indeks acuan Nikkei 225 tercatat mengalami penurunan lebih dari 2% pada hari Selasa, dan turun 151,86 poin atau 0,68% ke posisi 22.204,22.

Sedangkan indeks Topix yang lebih luas juga ikut bergerak menurun sebesar 12,92 poin atau 0,76% menjadi ke level 1.698,03.

Sementara pada Jumat akhir pekan kemarin, mata uang Lira jatuh hingga lebih dari 18% terhadap dolar AS, atau ke posisi terendah sepanjang sejarah setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa ia telah melipatgandakam bea masuk baja dan aluminium Turki.

Para analis juga menuturkan, meski sanksi AS terhadap Turki berdampak pada krisis mata uang itu, namun perekonomian Turki sebenarnya telah bermasalah selama beberapa waktu terakhir akibat tingginya inflasi dan depesiasi lira.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Senin, 13 Agustus 2018

PENYEBAB PELEMAHAN RUPIAH TERHADAP USD

SAVEHingga perdagangan siang ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah ke posisi Rp14.616/US$. Pelemahan ini terjadi lantaran terimbas oleh dua faktor yaitu global dan domestik.

Dari global, terjadinya perseteruan antara Turki dengan Amerika Seikat menjadi menyebabkan kekhawatiran terhadap kelanjutan negara pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan tersebut.

Kemungkinan besar Turki dilanda masa resesi atau pertumbuhan ekonomi menjadi minus. Dimana adanya konflik AS dan Turki dapat menyebabkan potensi kelesuan pada negara tersebut.

Selain itu, konflik ini berimbas pada pergerakan nilai tukar euro yang mengalami penurunan sebesar 0,10% terhadap dolar AS. Ditambah Turki juga memiliki potensi penting dari sisi hutang ke Eropa. Penyebab penurunan euro lanran dikhawatirkan eksposure utang Turki ke Eropa akan meningkat hingga potensi default.

Pelemahan mata uang euro juga ikut berpengaruh pada nilai tukar rupiah dengan diringi kuantitas cadangan devisa (cadev) Indonesia yang semakin tergerus. Sementara meningkatnya defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) ikut menambah sentimen negatif bagi pergerakan rupiah di awal pekan ini.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc