Senin, 30 April 2018

IHSG MENGUAT, DIDORONG KENAIKAN 7 SEKTOR

SAVEPada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan bursa saham IHSG tercatat masih bertahan menguat di zona hijau.

Sesi siang IHSG berhasil menunjukan pergerakan positifnya. IHSG bergerak naik sebesar 37.025 poin atau 0,63% menjadi 5.956,263. Dan untuk indeks LQ45 bergerak juga ikut bergerak meningkat sebesar 7,902 poin atau 0,84% ke posisi 953,540.

Kenaikan bursa saham IHSG ini didorong oleh 7 sektor saham salam negeri yang bergerak positif, dengan sektor konsumsi yang memimpin kenaikan tertinggi sebesar 1,13%. Total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 456 saham, untuk saham yang mengalami kenaikan ada sebanyak 208 saham, 135 saham menurun, dan 113 saham lainnya bergerak stagnan.

Perdagangan saham siang ini berjalan moderat dengan frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 207.440 kali dengan transaksi 5,6 miliar lembar saham atau senilai Rp3,3 triliun.

Sementara pergerakan bursa-bursa di kawasan Asia hingga sesi siang ini masih bertahan di zona hijau.


#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Rabu, 25 April 2018

PELEMAHAN RUPIAH DIPERKIRAKAN MULAI TERBATAS

SAVENilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan terhadap dolar AS diperkirakan akan mulai terbatas. Meski demikian, pergerakan rupiah ini dinilai masih sulit untuk kembali menemukan momentum kenaikannya.

Laju rupiah yang kembali mengalami pelemahan cenderung disebabkan oleh imbas dari pergerakan mata uang USD seiring adanya pengaruh psikologis yang ditimbulkan.

Berbagai sentimen yang dapat menghambat kenaikan rupiah dan membuat rupiah kembali melemah juga tetap harus dicermati dan diwaspadai.

Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak di sekitar posisi support Rp13.888/US$ dengan resisten di Rp13.878/US$.

Setelah sempat mengalami pelemahan hingga beberapa hari terakhir, pergerakan rupiah kemarin nampaknya mulai mencoba untuk berbalik menguat meski tidak terlalu besar lantaran masih adanya imbas dari kenaikan dolar AS.

Sementara imbal hasil obligasi AS yang kembali meningkat serta adanya ekspektasi mengenai kenaikan suku bunga acuan The Fed mendorong mata uang Paman Sam ini bergeraj menguat.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Senin, 23 April 2018

IHSG TERTAHAN DI ZONA MERAH, RUPIAH TAK BERDAYA

SAVEPada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan bursa saham IHSG masih belum beranjak dari zona merah. Kondisi ini seiring dengan laju rupiah yang semakin ambruk terhadap dolar AS.

Sesi siang IHSG terlihat masih bertahan di zona merah dengan penurunan sebesar 26,45 poin atau 0,42% menjadi ke posisi 6.311,24.

Hingga perdagangan siang ini, mayoritas sektor saham dalam negeri bergerak melemah di jalur merah dengan sektor keuangan yang memimpin pelemahan terdalam sebesar 0,96% diikuti sektor properti yang jatuh mencapai 0,98%. Dan untuk sektor yang bergerak menguat yaitu infrastruktur yang naik sebesar 0,58%.

Selain itu, di bursa Indonesia juga tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp3,43 triliun dari saham yang diperdagangkan sebanyak 7,15 juta lembar saham. Asiang juga mencatat transaksi bersih minus Rp279,57 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp939,16 miliar dengan aksi beli asing yang mencapai Rp659,58 miliar.

Sementara berdasarkan dari data Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini berada di posisi Rp13.910/US$, angka ini menunjukan bahwa rupiah semakin melemah dalam terhadap rupiah jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp13.893/US$.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Jumat, 20 April 2018

RUPIAH ANJLOK, IHSG SESI SIANG TERKOREKSI

SAVEPada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah. Kondisi ini seiring dengan laju IHSG yang masih bertahan di zona merah.

Berdasarkan dari data Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini berada di posisi Rp13.822/US$, angka ini memburuk atau menurun sebesar 37 poin jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp13.785/US$.

Sedangkan IHSG sendiri pada sesi siang, diperdagangkan semakin melemah dengan penurunan sebesar 34,15 poin atau 0,54% menjadi 6.321,75.

Hingga perdagangan siang mayoritas sektor saham dalam negeri bergerak di jalur negatif, dimana ketiga indeks sektoral melemah lebih dari 1% dan mendorong IHSG memerah. Sektor yang melemah terdalam diantaranya yaitu sektor konsumer yang turun 1,40%, sektor aneka industri yang menurun 1,13% dan sektor manufaktur berkurang 1,11%.

Sementara di bursa Indonesia tercatat adanya nilai transaksi yang mencapai sebesar Rp3,27 triliun dari saham yang diperdagangkan sebanyak 4,59 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing minus Rp36,31 miliar, dengan aski jual asing sebesar Rp975,86 miliar dibandingkan dengan aksi beli asing sebesar Rp939,55 miliar.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Kamis, 19 April 2018

NILAI TUKAR RUPIAH BERPELUANG KEMBALI MELEMAH

SAVEPergerakan nilai tukar rupiah masih belum mampu untuk bertahan di zona hijau, meski terdapat sejumlah sentimen positif dari dalam negeri yang lebih baik dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Selain itu, rupiah juga berpeluang kembali melemah seiring meningkatnya akan permintaan dolar AS dan antisipasi terhadap rilis 7-days reverse repo rate yang diperkirakan belum akan berubah dari posisi 4,25%.

Berbagai sentimen yang dapat menghambat kenaikan lanjutan rupiah dan membuat rupiah kembali tertahan tetap harus dicermati dan diwasppadai.

Hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak di sekitar posisi support Rp13.780/US$ dengan resisten di Rp13.763/US$.

Setelah sempat bergerak menguat, tidak lama pergerakan rupiah berbalik melemah seiring kembali menguatnya dolar AS dalam merespons sentimen internel ekonomi AS.

Meski ada komentar positif dari Deputi Gubernur BI yang baru dilantik, Dody Budi, dimana ketahanan kurs nilai tukar rupiah mulai membaik dan tercapainya posisi rupiah di Rp13.700/US$ hingga Rp13.800/US$, namun masih belum mampu mengangkat rupiah untuk bergerak menguat.

Sementara adanya respons positif dari pelaku pasar terhadap membaiknya kinerja di sejumlah emiten yang menunjukan perbaikan ekonomi AS menjadi sentimen positif bagi laju dolar AS.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Rabu, 18 April 2018

BURSA SAHAM TOKYO DITUTUP MENGUAT

SAVE - Menutup perdagangan hari ini, bursa saham Jepang di Tokyo berhasil menguat, didorong oleh sentimen penguatan bursa saham Wall Street di AS.

Selain itu, yen Jepang yang bergerak melemah serta adanya kabar mengenai pertemuan Amerika Serikat dengan Jepang menjadi pendorong penguatan bursa saham Jepang.

Pergerakan indeks Nikkei 225 mengalami kenaikan sebesar 1,42% menjadi 22.158,20, sedangkan untuk indeks Topix bergerak naik sebesar 1,14% ke posisi 1.749,67. Sementara mata uang yen Jepang terhadap dolar AS, diperdagangkan di posisi 107,27 yen.

Saat ini, para investor tengah menunggu laporan dari hasil pertemuan AS dan Jepang, dan mempertimbangkan keikutsertaan dalam Trans Pacific Partnership (TPP) dan kesepakatan dagang bilateral.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan melakukan kunjungan dengan Presiden Donald Trump di resor Mar-A-Lago pada pekan ini, dan diperkirakan akan mendorong AS untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaannya dalam kesepakatan dagang Trans-Pacific Partnership (TPP), sedangkan Trump mendorong kesepakatan dagang bilateral dengan Jepang.

Sebelumnya, kedua negara tersebut diperkirakan akan menyepakati perjanjian dagang, termasuk pengecualian bea masuk untuk baja dan alumunium dari negara Jepang.

#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Senin, 16 April 2018

SESI SIANG IHSG MASIH MENGUAT

SAVEHingga perdagangan sesi siang, pergerakan bursa saham IHSG masih melanjutkan tren penguatannya.

Siang ini IHSG bergerak di posisi 6.298,175, angka ini menguat sebesar 28,388 poin atau 0,45%. Sedangkan indeks LQ45 bergerak naik sebesar 6,169 poin atau 0,60% menjadi 1.028,807.

IHSG juga sempat bergerak naik hingga menyentuh posisi tertingginya di 6.305,031, dan posisi terendahnya berada di 6.262,239.

Perdagangan saham siang ini terlihat sepi dengan frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 193.084 dengan volume perdagangan sebanyak 4,3 miliar atau senilai Rp2,5 triliun.

Mayoritas sektor saham dalam negeri yang bergerak menguat mampu mendorong bursa IHSG ke zona hijau. Dipimpin dengan sektor aneka industri yang naik tinggi sebesar 1,83% diikuti sektor konsumsi yang naik 1,07%.

IHSG bergerak menguat di tengah memerahnya pergerakan mayoritas bursa-bursa di kawasan Asia.


#moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc