SAVE - Pada perdagangan sesi I
siang hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mencoba untuk
bergerak menguat, meski masih berada di sekitar posisi Rp13.330/US$. Kondisi
ini di tengah masih menghijaunya laju IHSG siang ini.
Berdasarkan data
Bloomberg, rupiah siang ini berada di posisi Rp13.343/US$, angka ini masih
belum kuat jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di
Rp13.341/US$.
Data Bloomberg juga mencatat pergerakan rupiah siang ini berada di
sekitar posisi Rp13.339 hingga ke Rp13.355/US$.
Sedangkan IHSG pada sesi I siang
ini, masih berada di jalur positif dengan kenaikan sebesar 15,65 poin atau
0,29% menjadi 5.398,52.
Selain itu, sektor saham dalam negeri mayoritas berada
di zona hijau dipimpin sektor aneka industri yang mengalami kenaikan tertinggi
sebesar 3,09% diikuti oleh sektor properti yang naik 0,60%. Dan untuk sektor
yang mengalami pelemahan cukup dalam yaitu sektor pertanian yang turun sebesar
0,72%.
Sementara di bursa Indonesia tercatat adanya nilai transaksi sebesar
Rp3,05 triliun dengan saham yang ditransaksikan ada sebanyak 5,84 miliar.
Selasa, 28 Februari 2017
Senin, 27 Februari 2017
SULIT BERGERAK NAIK, IHSG TURUN 12 POIN
SAVE - Mengakhiri perdagangan sesi I siang hari ini, bursa
saham IHSG ditutup masih di zona merah.
IHSG ditutup di posisi 5.373,837, angka ini turun sebesar 12,06 poin atau 0,22%, sedangkan untuk indeks LQ45 ditutup turun 2,47 poin atau 0,28% ke 893.386.
Pergerakan IHSG sempat mengalami penguatan di posisi tertingginya di 5.393,662, namun tidak lama bursa saham IHSG kembali bergerak melemah hingga akhir sesi perdagangan pertama.
Sektor saham dalam negeri yang masih bertahan menguat yaitu sektor pertambangan yang naik sebesar 0,89%, infrastruktur naik 0,37%, pertambangan 0,24% dan konsumsi 0,05%. Sedangkan 6 sektor lainnya kompak bergerak melemah.
Sementara, total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 379 saham, saham yang mengalami pengautan ada sebanyak 125 saham, 135 saham melemah, dan 119 saham lainnya stagnan.
IHSG ditutup di posisi 5.373,837, angka ini turun sebesar 12,06 poin atau 0,22%, sedangkan untuk indeks LQ45 ditutup turun 2,47 poin atau 0,28% ke 893.386.
Pergerakan IHSG sempat mengalami penguatan di posisi tertingginya di 5.393,662, namun tidak lama bursa saham IHSG kembali bergerak melemah hingga akhir sesi perdagangan pertama.
Sektor saham dalam negeri yang masih bertahan menguat yaitu sektor pertambangan yang naik sebesar 0,89%, infrastruktur naik 0,37%, pertambangan 0,24% dan konsumsi 0,05%. Sedangkan 6 sektor lainnya kompak bergerak melemah.
Sementara, total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 379 saham, saham yang mengalami pengautan ada sebanyak 125 saham, 135 saham melemah, dan 119 saham lainnya stagnan.
Jumat, 24 Februari 2017
RUPIAH SEMAKIN MENGUAT, IHSG SIANG INI SEDIKIT NAIK
SAVE - Pada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan
nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih terus menjaga tren positifnya. Penguatan
ini seiring dengan gerak IHSG yang balik ke zona hijau.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini pergerakan rupiah berada di sekitar posisi Rp13.332/US$, angka ini menguat jika dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan kemarin di Rp13.351/US$.
Data Bloomberg juga mencatat pergerakan rupiah siang ini berada di sekitar posisi Rp13.324 hingga Rp13.342/US$.
Sedangkan IHSG sendiri pada sesi I siang ini juga tercatat bergerak di jalur positif dengan kenaikan sebesar 5,35 poin atau 0,10% menjadi 5.378,10.
Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di zona aman dengan sektor perkebunan yang memimpin penguatan indeks siang ini dengan kenaikan tertinggi sebesar 1%, sedangkan sektor yang mengalami pelemahan dalam yaitu sektor pertambangan yang turun sebesar 0,62%.
Sementara, di bursa Indonesia tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp2,90 triliun dengan 7,14 miliar saham yang diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp142,22 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp900,33 miliar dibandingkan dengan aksi beli asing yang mencapai Rp758,10 miliar.
Dan total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 395 saham, saham yang pengalami penguatan ada sebanyak 139 saham, 135 saham melemah, dan 121 saham lainnya stagnan.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini pergerakan rupiah berada di sekitar posisi Rp13.332/US$, angka ini menguat jika dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan kemarin di Rp13.351/US$.
Data Bloomberg juga mencatat pergerakan rupiah siang ini berada di sekitar posisi Rp13.324 hingga Rp13.342/US$.
Sedangkan IHSG sendiri pada sesi I siang ini juga tercatat bergerak di jalur positif dengan kenaikan sebesar 5,35 poin atau 0,10% menjadi 5.378,10.
Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di zona aman dengan sektor perkebunan yang memimpin penguatan indeks siang ini dengan kenaikan tertinggi sebesar 1%, sedangkan sektor yang mengalami pelemahan dalam yaitu sektor pertambangan yang turun sebesar 0,62%.
Sementara, di bursa Indonesia tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp2,90 triliun dengan 7,14 miliar saham yang diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp142,22 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp900,33 miliar dibandingkan dengan aksi beli asing yang mencapai Rp758,10 miliar.
Dan total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 395 saham, saham yang pengalami penguatan ada sebanyak 139 saham, 135 saham melemah, dan 121 saham lainnya stagnan.
Kamis, 23 Februari 2017
PERGERAKAN KURS MATA UANG REAL
SAVE - Pada saat akan pergi berhaji
ataupun umroh, mata uang real memang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu,
sebelum pergi ada baiknya untuk melakukan penukaran mata uang real dari Indonesia
agar lebih praktis dibanding menukar di tanah suci.
Disana memang sudah ada beberapa money changer atau tempat penukaran mata uang, bahkan disana juga menerima mata uang rupiah, namun tidak semua money changer disana bisa menerima mata uang rupiah.
Selain itu, perbedaan kurs mata uang real di Indonesia dengan di tanah suci hanya berbeda tipis, terkadang lebih murah bahkan terkadang juga lebih mahal.
Besarnya nilai tukar real terhadap rupiah memang bergerak naik-turun demikian juga mata uang lainnya. Faktor yang menyebabkan diantaranya yaitu tingginya permintaan mata uang real, terutama pada saat musim haji yang tentunya akan memberikan pengaruh terhadap mahalnya kurs real.
Sementara kurs jual beli real terhadap rupiah saat ini berada di posisi Rp3,614 dan Rp3,510.
Disana memang sudah ada beberapa money changer atau tempat penukaran mata uang, bahkan disana juga menerima mata uang rupiah, namun tidak semua money changer disana bisa menerima mata uang rupiah.
Selain itu, perbedaan kurs mata uang real di Indonesia dengan di tanah suci hanya berbeda tipis, terkadang lebih murah bahkan terkadang juga lebih mahal.
Besarnya nilai tukar real terhadap rupiah memang bergerak naik-turun demikian juga mata uang lainnya. Faktor yang menyebabkan diantaranya yaitu tingginya permintaan mata uang real, terutama pada saat musim haji yang tentunya akan memberikan pengaruh terhadap mahalnya kurs real.
Sementara kurs jual beli real terhadap rupiah saat ini berada di posisi Rp3,614 dan Rp3,510.
HARGA MINYAK DUNIA MENURUN LEBIH DARI 1%
SAVE - Hari ini, harga minyak
dunia mengalami penurunan hingga lebih dari 1%, penurunan ini terjadi akibat
imbas dari ekspektasi lonjakan persediaan minyak AS, turun dari posisi
tertinggi dalam beberapa pekan pada sesi sebelumnya setelah OPEC meberikan
tanda optimisme terhadap kesepakatan pemangkasan produksi beserta produsen lainnya.
Berdasarkan dari Reuters, Kamis (23/2/2017), harga minyak Brent diperdagangkan turun sebesar 82 sen atau 1,5% menjadi US$55,84/barel, setelah sempat menyentuh posisi tertingginya sejak 2 Februari 2017 yang berada di US$57,31/barel pada sesi sebelumnya.
Sedangkan untuk harga minyak berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) juga diperdagangkan turun ke posisi US$53,59/barel, angka ini menurun sebesar 74 sen atau 1,4%.
Persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 884.000 barel dalam pekan hingga 17 Februari, dibaningkan dengan ekspektasi para analis dengan kenaikan sebesar 3,5 juta barel. Pada pekan sebelumnya, stok minyak mentah AS telah mengalami kenaikan selama enam hari berturut-turut.
Penurunan yang mengejutkan dalam stok minyak mentah AS terjadi karena impor menurun.
Selain itu, OPEC dan anggota non-OPEC lainnya termasuk Rusia akan meningkatkan kepatuhan dengan hasil yang disepakati, hal ini dilakukan untuk meningkatkan harga.
Pada kuartal kedua, harga minyak WTI mengalami kenaikan ke posisi US$57,50/barel, sedangkan harga minyak Brent berada di US$59/barel, namun setelah itu, harga minyak menurun yang masing-masing berada di US$55/barel dan US$57/barel.
Berdasarkan dari Reuters, Kamis (23/2/2017), harga minyak Brent diperdagangkan turun sebesar 82 sen atau 1,5% menjadi US$55,84/barel, setelah sempat menyentuh posisi tertingginya sejak 2 Februari 2017 yang berada di US$57,31/barel pada sesi sebelumnya.
Sedangkan untuk harga minyak berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) juga diperdagangkan turun ke posisi US$53,59/barel, angka ini menurun sebesar 74 sen atau 1,4%.
Persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 884.000 barel dalam pekan hingga 17 Februari, dibaningkan dengan ekspektasi para analis dengan kenaikan sebesar 3,5 juta barel. Pada pekan sebelumnya, stok minyak mentah AS telah mengalami kenaikan selama enam hari berturut-turut.
Penurunan yang mengejutkan dalam stok minyak mentah AS terjadi karena impor menurun.
Selain itu, OPEC dan anggota non-OPEC lainnya termasuk Rusia akan meningkatkan kepatuhan dengan hasil yang disepakati, hal ini dilakukan untuk meningkatkan harga.
Pada kuartal kedua, harga minyak WTI mengalami kenaikan ke posisi US$57,50/barel, sedangkan harga minyak Brent berada di US$59/barel, namun setelah itu, harga minyak menurun yang masing-masing berada di US$55/barel dan US$57/barel.
Rabu, 22 Februari 2017
IHSG SESI I TURUN KE LEVEL 5.334
SAVE - Mengakhiri perdagangan
sesi I siang ini, pergerakan IHSG tergelincir ke zona merah.
IHSG ditutup di posisi 5.334,487, angka ini mengalami penurunan sebesar 6,5 poin atau 0,12%, sedangkan untuk indeks LQ45 ditutup turun 0,2 poin atau 0,02% menjadi 886,552.
Penurunan ini terjadi seiring dengan penurunan nilai tukar rupiah yang berada di posisi Rp13.353/US$.
Sektor saham dalam negeri yang kompak mengalami pelemahan ada sebanyak tujuh sektor dengan sektor pertanian yang memimpin pelemahan siang ini sebesar 1,64%, diikuti sektor pertambangan yang juga turun sebesar 1,05%. Dan tiga saham sektor lainnya bergerak menguat.
Sementara, untuk saham yang diperdagangkan ada sebanyak 399 saham, 112 saham bergerak naik, 199 saham bergerak turun dan 88 saham lainnya bergerak stagnan.
IHSG ditutup di posisi 5.334,487, angka ini mengalami penurunan sebesar 6,5 poin atau 0,12%, sedangkan untuk indeks LQ45 ditutup turun 0,2 poin atau 0,02% menjadi 886,552.
Penurunan ini terjadi seiring dengan penurunan nilai tukar rupiah yang berada di posisi Rp13.353/US$.
Sektor saham dalam negeri yang kompak mengalami pelemahan ada sebanyak tujuh sektor dengan sektor pertanian yang memimpin pelemahan siang ini sebesar 1,64%, diikuti sektor pertambangan yang juga turun sebesar 1,05%. Dan tiga saham sektor lainnya bergerak menguat.
Sementara, untuk saham yang diperdagangkan ada sebanyak 399 saham, 112 saham bergerak naik, 199 saham bergerak turun dan 88 saham lainnya bergerak stagnan.
HARGA MINYAK WTI KEMBALI NAIK DEKATI LEVEL TERTINGGI
SAVE - Pergerakan harga minyak
AS, West Texas Intermediate (WTI) hari ini kembali mengalami kenaikan hingga
mendekati posisi tertingginya dalam tujuh minggu setelah OPEC memberikan tanda
optimisme terhadap kesepakatan dengan produsen lain termasuk Rusia untuk
membatasi produksi dan kelebihan pasokan yang telah membuat pasar terbebani
sejak tahun 2014 lalu.
Pada perdagangan hari ini, Rabu (22/2/2017), harga minyak AS April untuk pengiriman di bulan depan berada di posisi US$54,36/barel atau naik 3 sen. Sedangkan untuk harga minyak Brent masih belum diperdagangkan setelah pada sesi sebelumnya berakhir di posisi US$56,66/barel, angka ini naik sebesar 48 sen atau 0,9%.
OPEC beserta anggota non-OPEC lainnya pada November lalu telah melakukan kesepakatan untuk memangkas produksi mereka hingga nyaris 1,8 juta barel/hari (bph) dalam upaya mengendalikan overhang pasokan bahan bakar yang tertekan selama lebih dari dua tahun.
Selain itu, persediaan minyak di tahun ini diperkirakan akan menurun lebih lanjut. Namun, Rusia dan produsen lainnya justru menyampaikan presentasi yang lebih kecil dari pemotongan.
Pada perdagangan hari ini, Rabu (22/2/2017), harga minyak AS April untuk pengiriman di bulan depan berada di posisi US$54,36/barel atau naik 3 sen. Sedangkan untuk harga minyak Brent masih belum diperdagangkan setelah pada sesi sebelumnya berakhir di posisi US$56,66/barel, angka ini naik sebesar 48 sen atau 0,9%.
OPEC beserta anggota non-OPEC lainnya pada November lalu telah melakukan kesepakatan untuk memangkas produksi mereka hingga nyaris 1,8 juta barel/hari (bph) dalam upaya mengendalikan overhang pasokan bahan bakar yang tertekan selama lebih dari dua tahun.
Selain itu, persediaan minyak di tahun ini diperkirakan akan menurun lebih lanjut. Namun, Rusia dan produsen lainnya justru menyampaikan presentasi yang lebih kecil dari pemotongan.
Langganan:
Postingan (Atom)






