Selasa, 31 Mei 2016

PAGI INI IHSG DIBUKA MELEMAH KE LEVEL 4.834

Add caption
SAVEMengawali perdagangan pagi hari ini, pergerakan IHSG dibuka memburuk di tengah menguatnya bursa saham Asia.

Pada perdagangan preopening, pergerakan IHSG berada di posisi 4.833,718, angka tersebut menurun 2,315 poin atau 0,05%. Sedangkan indeks LQ45 bergerak menurun 0,572 poin atau 0,07% menjadi 828.239.

Untuk mengawali perdagangan hari ini, Selasa (31/5/2016), pembukaan IHSG mengalami penurunan sebesar 1,327 poin atau 0,03% menjadi 4.834,706. Dan indeks LQ45 dibuka di posisi 828.328, angka tersebut berkurang 0,483 poin atau 0,06%.

Sementara di pasar uang, pergerakan dolar AS mengalami pelemahan terhadap rupiah. Melansir data perdagangan Reuters, pagi ini dolar AS dibuka di posisi Rp13.626, melemah jika dibandingkan dengan posisi perdagangan kemarin sore di Rp13.629.

Senin, 30 Mei 2016

JIKA SUKU BUNGA AS NAIK, DOLAR AS BISA SEMAKIN MENGUAT

SAVESejak pekan lalu, nilai tukar rupiah masih berada dalam tren pelemahan terhadap dolar AS. Kemungkinan besar pergerakan dolar AS bisa kembali menembus ke posisi Rp14.000.

Ada kemungkinan dolar AS bisa mencapai ke Rp14.000. Namun tidak lama lantaran ini lebih berkaitan dengan persepsi. 

Pelemahan rupiah ini terjadi karena adanya isu pernyataan The Fed mengenai rencana kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Hal ini menimbulkan persepsi baru bagi investor dan membawa kembali ke AS.

Biasanya tekanan yang muncul dari faktor persepsi ini short-live.

Pergerakan dolar AS akan bergerak cukup lama di posisi Rp13.800, sampai akhirnya The Fed memberikan kepastian mengenai kenaikan suku bunga pada Juni-Juli mendatang.

“Sebelum dolar AS menyentuh Rp14.000, market akan menguji di posisi Rp13.800. Jika rupiah tidak sanggup bertahan di posisi 13.800, next yang akan dilihat market yaitu Rp14.000,” ucap Eric Sugandi, Ekonom Kenta Institut, Senin (30/5/2016).

Selain itu, Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual menambahkan, pergerakan rupiah diperkirakan akan berada di sekitar posisi Rp13.400 hingga Rp14.000/US$ hingga akhir tahun. Angka kisaran tersebut masih berada dalam batasan yang wajar.

Pergerakan rupiah perlu berada di rentang tersebut untuk mempertahankan peningkatan ekspor dan mendorong neraca perdagangan agar tetap berada di jalur surplus. Jika rupiah terlalu menguat pastinya akan menimbulkan harga jual barang yang diekspor menurun.

Kamis, 26 Mei 2016

TANGGAPAN JK MENGENAI PERGERAKAN RUPIAH

SAVEPergerakan kurs dolar AS terus mengalami penguatan terhadap rupiah. Bahkan, mata uang Paman Sam tersebut nyaris tembus ke posisi Rp13.700. Berdasarkan data perdagangan Reuters, siang ini dolar AS berda di posisi Rp13.603.

Ini tanggapan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai pergerakan rupiah.

“Rupiah biasa bergerak naik-turun. Bukan rupiah saja yang melemah, dan dolar AS menguat, akibat adanya statistik lapangan kerja di AS yang mengalami perbaikan membuat dolar AS menguat,” ucapnya, Kamis (26/5/2016).

Menurut beliau, untuk menstabilkan nilai tukar rupiah tidak perlu melakukan adanya langkah-langkag khusus baik dari otoritas moneter maupun pemerintah.

“Tidak ada yang perlu dijaga agar perkembangannya juga secara baik, tidak akan berlebih-lebihan,” kata JK.

JEDA SIANG IHSG DITUTUP MENURUN KE LEVEL 4.764

SAVEPada penutupan perdagangan sesi I siang ini, IHSG bergerak di zona negatif.

Pada perdagangan sesi I siang ini, penutupan IHSG berada di posisi 4.764,654, angka tersebut menurun 8,323 poin atau 0,17%. Sedangkan indeks LQ45 ditutup terpangkas 2,260 poin atau 0,28% menjadi 816.948.

Ada sebanyak 6 sektor yang mengalami pelemahan, dan 4 sektor lainnya menguat. Pelemahan tertinggi dialami oleh sektor consumer goods sebesar 0,80% disusul sektor manufaktur sebesar 0,58%. Sementara penguatan tertinggi dialami oleh sektor agrikultur yang mencapai sebesar 1,39%.

Sebanyak 148 saham meningkat, 115 saham menurun, dan ada 90 saham stagnan. Frekuensi saham yang ditransaksikan ada sebanyak 110.354 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 1,955 miliar saham senilai Rp1,871 triliun. Dana asing yang masuk tercatat sebesar Rp138,990 miliar.

Sementara di pasar uang, pergerakan kurs dolar AS terhadap rupiah melemah. Melansir data perdagangan Reuters, siang ini dolar AS berada di posisi Rp13.597, melemah dibandingkan dengan posisi pembukaan pagi tadi di Rp13.606.

Rabu, 25 Mei 2016

SESI I IHSG NAIK 39 POIN

SAVE - Pada perdagangan sesi I siang ini, IHSG ditutup menghijau.

Pada perdagangan Preopening, Pergerakan IHSG berada di posisi 4.733,887, angka tersebut naik 23,102 poin atau 0,49%. Sedangkan indeks LQ45 dibuka di posisi 812.052, angka tersebut juga menguat 5,702 poin atau 0,71%.

Pada perdagangan sesi I siang ini, Rabu (25/5/2016), IHSG ditutup menguat 39,437 poin atau 0,84% menjadi 4.750,222. Dan indeks LQ45 ditutup di posisi 814.182, angka ini naik 7,832 poin atau 0,97%.

Seluruh sektor mengalami penguatan ke zona hijau. Sektor yang mengalami kenaikan tertinggi di antaranya yaitu, aneka industri sebesar 1,92%, sektor konstruksi sebesar 1,54% dan sektor tambang sebesar 1,25%.

Ada sebanyak 177 saham meningkat, 86 saham menurun, dan 81 saham lainnya stagnan. Frekuensi saham yang ditransaksikan ada sebanyak 119.097 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 2,660 miliar saham senilia Rp2,516 triliun. Sementara dana asing yang masuk tercatat ada sebanyak Rp107,280 miliar.

DOLAR AS MENGUAT KE TINGKAT TERTINGGINYA

SAVE - Pada perdagangan kemarin di pasar New York, pergerakan dolarAS mengalami penguatan terhadap euro, ke puncak tertingginya dalam 10 pekan terakhir. Hal ini terjadi lantara adanya ekspektasi kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed pada Juni ini.

Menguatnya data penjualan rumah di AS pada April, semakin memperkuat keyakinan The Fed untuk menaikan suku bunganya, bahkan adanya yang memprediksi lebih cepat dari Juni.

Pekan lalu, The Fed memang mengejutkan para investor dengan rencana kenaikan suku bunga acuan pada Juni. Ini membuat bursa saham utama dunia mengalami kenaikan, dan dipimpin oleh saham sektor keuangan. Selain itu, saham teknologi juga mendapat keuntungan dari kenaikan suku bunga acuan ini.

Nilai tukar euro mengalami penurunan 0,7% terhadap dolar menjadi US$1,1136, aatau terendah sejak 16 Maret.

Ekspektasi mengenai kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed ini menjadi penggerak utama bagi dolar AS.

Pada perdagangan kemarin, bursa saham Wall Street juga ditutup naik lebih dari 1%.

Walapun demikian, suku bunga acuan ini dapat memberikan pengaruh negatif bagi pasar saham, namun para pelaku pasar saham melihat danya prospek perbaikan kondisi ekonomi AS.

Sementara kenaikan harga minyak, terjadi karena investor melakukan antisipasi turunnya stok minyak dari AS. Harga minyak jenis Brent naik 0,5% menjadi US$48,61/barel. Dan untuk harga minyak West Texas Intermediate (WTI) meningkat 1,1% menjadi US$48,62/barel.

Akibat penguatan dolar AS ini membuat harga emas mengalami penurunan ke tingkat terendahnya dalam 4 pekan terakhir. Harga spot emas berkurang 1,5% menjadi US$1.229,25/ounce.

Selasa, 24 Mei 2016

JEDA SIANG, IHSG BERKURANG KE 4.729

SAVE - Pada perdagangan sesi I siang ini, IHSG ditutup rehat di zona negatif.

Pada perdagangan preopening, pergerakan IHSG mengalami penurunan sebesar 5,499 poin atau 0,12% menjadi 4.738,163. Sedangkan indeks LQ45 dibuka mengalami koreksi 1,357 poin atau 0,17% menjadi 810.600.

Pada perdagangan sesi I siang ini, Selasa (24/5/2016), IHSG ditutup di posisi 4.729,684, angka tersebut melemah sebesar 13,978 poin atau 0,29%. Dan indeks LQ45 ditutup berkurang 1,808 poin atau 0,22% menjadi 810.149.

Sektor yang mengalami pelemahan ada sebanyak 8, dan 2 sektor lainnya masih mampu menguat. Sektor aneka industri mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,84%. Sementara pelemahan tertinggi dialami oleh sektor agrikultur sebesar 0,84%.

Selain itu, ada sebanyak 97 saham meningkat, 173 saham menurun, dan 84 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 122.561 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 2,403 miliar saham senilai Rp2,144 triliun. Tercatat adanya dana asiang yang keluar sebanyak Rp9.324 miliar.

Di pasar uang, pergerakan dolar AS mengalami penguatan terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini berada di posisi Rp13.660, angka tersebut menguat jika dibandingkan dengan posisi pembukaan pagi tadi di Rp13.571.