SAVE - Pada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan
nilai tukar rupiah masih belum mampu untuk bergerak menguat terhadap dolar AS.
Pelemahan rupiah seiring dengan laju IHSG yang memerah siang ini.
Berdasarkan
data Bloomberg, rupiah siang ini, berada di posisi Rp13.331/US$, angka ini
melemah jika dibandingkan dengan posisi Rp13.318/US$. Pergerakan rupiah siang
ini berada di sekitar posisi Rp13.314 hingga ke Rp13.334/US$.
Sedangkan IHSG
sendiri, pada sesi I siang ini tercatat bergerak melemah dengan penurunan
sebesar 10,86 poin atau 0,19% menjadi 5.808,88.
Hingga perdagangan siang hari
ini, pergerakan sektor saham dalam negeri secara keseluruhan berada di jalur
negatif. Sektor dengan pelemahan yang cuku dalam yaitu sektor aneka industri
yang turun minus 1,42% diikuti sektor pertanian yang turun 0,92%. Sedangkan sektor
infrastruktur mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 0,87%.
Sementara di bursa
Indonesia tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp3,42 miliar dengan saham
yang ditransaksikan sebanyak 5,02 juta saham, dan transaksi bersih asing Rp9,37
miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,06 triliun, dibandingkan dengan aksi
beli asing yang mencapai Rp1,07 triliun.
Dan total saham yang ditransaksikan ada
sebanyak 429 saham, untuk saham yang mengalami kenaikan ada sebanyak 131 saham,
173 saham menurun, dan 125 saham lainnya stagnan.
Jumat, 28 Juli 2017
WALL STREET BERGERAK BERVARIATIF
SAVE - Kemarin, pergerakan bursa saham Wall Street di AS
ditutup bervariatif di tengah penurunan harga saham teknologi dan transportasi
untuk ikut menarik laju indeks S&P 500 sedikit lebih rendah saat penuhnya
laporan pendapatan perusahaan. Namun, pergerakan Dow industrials menetapkan
posisi untuk mencetak rekor tertinggi, didorong oleh kenaikan Verizon.
Akibat adanya kekhawatiran dari paket pengiriman perusahaan United Parcel Service (UPS.N) membuat sektor transportasi di Dow Jones berakhir lebih rendah. Perusahaan logistik juga menurun ke posisi terendah hingga nyaris dalam dua bulan ketidak FedEx (FDX.N) juga mengalami penurunan.
Selain itu, penurunan juga dialami oleh sektor teknologi indeks S&P 500 ke posisi terendah dengan penurunan 0,8%. Meski adanya kenaikan di saham Facebook (FB.O) sebesar 2,9% setelah hasil laporan perusahaan media sosial tersebut.
Sepanjang tahun ini, pergerakan sektor teknologi masih berada di posisi yang terbaik untuk memimpin kenaikan indeks S&P 500 mencapai sebesar 10,6% di tahun 2017. Namun, saham Amazon.com (AMZN.O) justru menurun sebesar 2,7% akibat terimbas laporan dari perusahaan e-commerce.
Pergerakan indeks Dow Jones tercatat mengalami kenaikan sebesar 85,54 poin atau 0,39% menjadi 21.796,55. Sedangkan indeks S&P 500 turun sebesar 2,41 poin atau 0,10% ke posisi 2.475,42, dan indeks komposit Nasdaq berkurang sebesar 40,56 poin atau 0,63% ke 6.382,19.
Akibat adanya kekhawatiran dari paket pengiriman perusahaan United Parcel Service (UPS.N) membuat sektor transportasi di Dow Jones berakhir lebih rendah. Perusahaan logistik juga menurun ke posisi terendah hingga nyaris dalam dua bulan ketidak FedEx (FDX.N) juga mengalami penurunan.
Selain itu, penurunan juga dialami oleh sektor teknologi indeks S&P 500 ke posisi terendah dengan penurunan 0,8%. Meski adanya kenaikan di saham Facebook (FB.O) sebesar 2,9% setelah hasil laporan perusahaan media sosial tersebut.
Sepanjang tahun ini, pergerakan sektor teknologi masih berada di posisi yang terbaik untuk memimpin kenaikan indeks S&P 500 mencapai sebesar 10,6% di tahun 2017. Namun, saham Amazon.com (AMZN.O) justru menurun sebesar 2,7% akibat terimbas laporan dari perusahaan e-commerce.
Pergerakan indeks Dow Jones tercatat mengalami kenaikan sebesar 85,54 poin atau 0,39% menjadi 21.796,55. Sedangkan indeks S&P 500 turun sebesar 2,41 poin atau 0,10% ke posisi 2.475,42, dan indeks komposit Nasdaq berkurang sebesar 40,56 poin atau 0,63% ke 6.382,19.
Kamis, 27 Juli 2017
IHSG LANJUTKAN PENGUATAN KE 5.818
SAVE - Pada perdagangan siang hari ini, pergerakan IHSG masih
terus berada di jalur positif untuk melanjutkan penguatan didorong aksi beli
selektif. Bank Sentral AS yang mengambil langkah untuk tetap mempertahankan
tingkat suku bunganya direspon baik oleh pelaku pasar.
Pergerakan IHSG bergerak naik secara perlahan sehingga mampu mempertahankan posisinya di zona hijau. Saham-saham di sektor keuangan juga mengalami kenaikan cukup tinggi.
Siang ini IHSG berakhir di posisi 5.818,321, angka ini naik sebesar 18,115 poin atau 0,31%. Sedangkan indeks LQ45 bergerak naik sebesar 2,324 poin atau 0,24% menjadi 974,007.
Pola gerak IHSG juga sempat mengalami kenaikan hingga ke posisi tertingginya di 5.820,891, dan posisi terendahnya berada di 5.807,162.
Sementara terjadinya aksi beli selektif mendorong pergerakan IHSG naik. Dan investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp38,299.
Pergerakan IHSG bergerak naik secara perlahan sehingga mampu mempertahankan posisinya di zona hijau. Saham-saham di sektor keuangan juga mengalami kenaikan cukup tinggi.
Siang ini IHSG berakhir di posisi 5.818,321, angka ini naik sebesar 18,115 poin atau 0,31%. Sedangkan indeks LQ45 bergerak naik sebesar 2,324 poin atau 0,24% menjadi 974,007.
Pola gerak IHSG juga sempat mengalami kenaikan hingga ke posisi tertingginya di 5.820,891, dan posisi terendahnya berada di 5.807,162.
Sementara terjadinya aksi beli selektif mendorong pergerakan IHSG naik. Dan investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp38,299.
PERNYATAAN THE FED BIKIN DOLAR AS TERTEKAN
SAVE - Pada perdagangan hari ini, pergerakan kurs dolar AS
lebih rendah setelah adanya pernyataan dari The Fed yang akan mulai mengganggu
kepemilikan obligasinya relatif cepat.
Bank Sentral AS menyatakan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunganya seperti yang diharapkan, namun nada ucapan yang kembali diperbarui kemungkinan memberikan gambaran terhadap investor bahwa mereka mengambil pendekatan lamban, bearish untuk uang.
Pergerakan indeks Dolar AS, minus 0,73% ke posisi 94,05, angka ini berada di posisi yang cenderung menurun, dan di atas posisi 94,29 yang sempat di capai pada sesi sebelumnya di sesi ini. Sedangkan melihat penurunan tertentu terhadap euro EUR-USD, minus 0,0085% yang diperdagangkan di posisi US$1,1688 dibandingkan dengan akhir Selasa lalu di US$1,1649.
Sementara, sebelum adanya pernyataan dari The Fed, euro sempat diperdagangkan di posisi US$1,1630. Terhadap yen Jepang USD-JPY, minus 0,03% dolar berpindah ke posisi 111,74, dibandingkan dengan sebelum pengumuman di 112,13.
Bank Sentral AS menyatakan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunganya seperti yang diharapkan, namun nada ucapan yang kembali diperbarui kemungkinan memberikan gambaran terhadap investor bahwa mereka mengambil pendekatan lamban, bearish untuk uang.
Pergerakan indeks Dolar AS, minus 0,73% ke posisi 94,05, angka ini berada di posisi yang cenderung menurun, dan di atas posisi 94,29 yang sempat di capai pada sesi sebelumnya di sesi ini. Sedangkan melihat penurunan tertentu terhadap euro EUR-USD, minus 0,0085% yang diperdagangkan di posisi US$1,1688 dibandingkan dengan akhir Selasa lalu di US$1,1649.
Sementara, sebelum adanya pernyataan dari The Fed, euro sempat diperdagangkan di posisi US$1,1630. Terhadap yen Jepang USD-JPY, minus 0,03% dolar berpindah ke posisi 111,74, dibandingkan dengan sebelum pengumuman di 112,13.
Rabu, 26 Juli 2017
PENGUATAN RUPIAH DIDORONG OLEH SINYAL DOVISH FED
SAVE - Pada perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah
mengalami penguatan sebesar 18 poin ke posisi Rp13.309/US$, dibandingkan dengan
posisi perdagangan sebelumnya di Rp13.327/US$.
Para pelaku pasar yang memprediksi kebijakan bank sentral AS bahwa Fed masih akan tetap mempertahankan tingkat suku unga acuannya, hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan dolar AS masih berada dalam tekanan terhadap sejumlah mata uang di Asia, termasuk rupiah.
Jika suku bunga The Fed masih akan tetap dipertahankan, sinyal Ketua The Fed Janet Yellen yang dovish kemungkinan dapat meminta pelemahan dolar AS berlanjut di pasar global.
Sementara, peningkatan harga minyak mentah yang didorong oleh rencana Arab Saudi dengan meredam ekpor telah mendorong kenaikan yield obligasi global yang sebelumnya konsisten berada di posisi rendah.
Harga minyak WTI tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,98% menjadi US$48,36.barel, dan minyak Brent naik 0,80% je posisi US$50,60/barel.
Pergerakan fluktuasi rupiah masih terbilang relatif terbatas menjelang pertemuan Komite Kebijakan Pasar Terbuka (FOMC) pada pekan ini.
Sentimen dari dalam negeri yang cukup kondusif diharapkan dapat menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah jika hasil keputupan FOMC tidak sesuai dengan ekspektasi pasar.
Para pelaku pasar yang memprediksi kebijakan bank sentral AS bahwa Fed masih akan tetap mempertahankan tingkat suku unga acuannya, hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan dolar AS masih berada dalam tekanan terhadap sejumlah mata uang di Asia, termasuk rupiah.
Jika suku bunga The Fed masih akan tetap dipertahankan, sinyal Ketua The Fed Janet Yellen yang dovish kemungkinan dapat meminta pelemahan dolar AS berlanjut di pasar global.
Sementara, peningkatan harga minyak mentah yang didorong oleh rencana Arab Saudi dengan meredam ekpor telah mendorong kenaikan yield obligasi global yang sebelumnya konsisten berada di posisi rendah.
Harga minyak WTI tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,98% menjadi US$48,36.barel, dan minyak Brent naik 0,80% je posisi US$50,60/barel.
Pergerakan fluktuasi rupiah masih terbilang relatif terbatas menjelang pertemuan Komite Kebijakan Pasar Terbuka (FOMC) pada pekan ini.
Sentimen dari dalam negeri yang cukup kondusif diharapkan dapat menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah jika hasil keputupan FOMC tidak sesuai dengan ekspektasi pasar.
IHSG NAIK 9 POIN KE LEVEL 5.822
SAVE - Mengakhiri perdagangan sesi I, pergerakan IHSG balik
menguat ke zona hijau, setelah sebelumnya sempat dibuka melemah pagi tadi.
IHSG ditutup berhasil menguat dengan kenaikan sebesar 9,27 poin atau 0,16% menjadi 5.822,81. Sedangkan indeks LQ45 sedikit menguat ke posisi 977,21, dengan kenaikan 0,80 poin atau 0,08%.
Pergerakan IHSG masih berada dalam rentang yang tipis. Terjadinya aksi beli selektif investor sempat mendorong laju IHSG ke zona hijau.
Siang ini, laju bursa-bursa di Asia kompak mengalami penguatan mengikuti pasar saham global. Pertemuan Federal Open Market Commitee (FOMC) akan digelar malam ini.
IHSG ditutup berhasil menguat dengan kenaikan sebesar 9,27 poin atau 0,16% menjadi 5.822,81. Sedangkan indeks LQ45 sedikit menguat ke posisi 977,21, dengan kenaikan 0,80 poin atau 0,08%.
Pergerakan IHSG masih berada dalam rentang yang tipis. Terjadinya aksi beli selektif investor sempat mendorong laju IHSG ke zona hijau.
Siang ini, laju bursa-bursa di Asia kompak mengalami penguatan mengikuti pasar saham global. Pertemuan Federal Open Market Commitee (FOMC) akan digelar malam ini.
Selasa, 25 Juli 2017
IHSG TERGELINCIR SAAT RUPIAH MASIH LESU
SAVE - Pada perdagangan sesi I siang hari ini, pergerakan
nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terlihat masih melemah. Kondisi ini
seiring dengan laju IHSG yang balik ke zona merah, setelah sempat bergerak
menguat pagi tadi.
Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah siang ini berada di posisi Rp13.321/US$, angka ini mulai melemah jika dibandingkan dengan posisi sebelumnya di Rp13.309/US$. Rupiah siang ini tercatat bergerak di sekitar posisi Rp13.314 hingga ke Rp13.325/US$.
Sedangkan IHSG tercatat balik ke zona merah dengan penurunan sebesar 12,13 poin atau 0,21% menjadi 5.789,45.
Hingga perdagangan siang hari ini, pergerakan sektor saham dalam negeri bervariatif. Sektor dengan penurunan terdalam yaitu sektor pertanian yang turun sebesar 1,31% di tengah adanya isu mengenai beras oplosan serta sektor industri dasar yang turun 1,29% Sedangkan sektor infrastruktur mengalami kenaikan tipis 1,29%.
Sementara di bursa Indonesia tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp2,40 miliar dengan saham yang diperdagangkan sebanyak 3,43 juta saham. Asing juga tercatat melakukan transaksi bersih minus Rp99,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp799,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp700,01 miliar.
Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah siang ini berada di posisi Rp13.321/US$, angka ini mulai melemah jika dibandingkan dengan posisi sebelumnya di Rp13.309/US$. Rupiah siang ini tercatat bergerak di sekitar posisi Rp13.314 hingga ke Rp13.325/US$.
Sedangkan IHSG tercatat balik ke zona merah dengan penurunan sebesar 12,13 poin atau 0,21% menjadi 5.789,45.
Hingga perdagangan siang hari ini, pergerakan sektor saham dalam negeri bervariatif. Sektor dengan penurunan terdalam yaitu sektor pertanian yang turun sebesar 1,31% di tengah adanya isu mengenai beras oplosan serta sektor industri dasar yang turun 1,29% Sedangkan sektor infrastruktur mengalami kenaikan tipis 1,29%.
Sementara di bursa Indonesia tercatat adanya nilai transaksi sebesar Rp2,40 miliar dengan saham yang diperdagangkan sebanyak 3,43 juta saham. Asing juga tercatat melakukan transaksi bersih minus Rp99,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp799,61 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp700,01 miliar.
Langganan:
Postingan (Atom)






