Jumat, 08 Desember 2017

RUPIAH DIBUKA MELEMAH TERHADAP USD

SAVEPergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka masih melemah meski tidak terlalu besar. Kondisi ini di tengah laju dolar AS yang terus bergerak menguat.

Berdasarkan dari data Bloomberg, nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp13.557/US$, angka ini menurun jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp13.554/US$.

Pergerakan rupiah hari ini tercatat berada di sekitar posisi support Rp13.561/US$ dengan resisten di Rp13.552/US$.

Mengutip dari data Reuters, Jumat (8/12/2017), dolar AS bergerak menguat di jalur penguatan mingguan terhadap beberapa mata uang, lantaran belum adanya kepastian terkait Undang-undang untuk sementara memperpanjang dana pemerintah AS meningkatkan optimisme pasar bahwa Undang-undang reformasi perpajakan AS juga akan berlalu.

Selain itu, pergerakan indeks US$ yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya stabil di posisi 93.801 atau naik 1% pekan ini. Dolar AS bergerak naik sebesar 0,1% terhadap yen jepang ke 113.16 atau diperdagangkan di posisi tertinggi sejak pertengahan November dan naik sebesar 0,8% dalam satu pekan.

Sedangkan euro bergerak stabil terhadap dolar AS dari posisi sebelumnya sebesar 1.1774, yang diperdagangkan di posisi terendah sejak 22 November dan berkurang 1,1% selama sepekan.

PREDIKSI KISARAN LAJU IHSG

SAVEPada perdagangan hari ini, Jumat (8/12/2017), pergerakan IHSG diperkirakan akan berada di sekitar posisi support 5.963 dengan resisten di Rp6.099.

Pola pergerakan IHSG terlihat masih memiliki peluang untuk kembali mengalami penguatan dalam pergerakan yang terjadi, dan posisi support juga dapat dipertahankan dengan baik.

Rilis data perekonomian yang masih menunjukan bahwa sisi fundamental perekonomian masih cukup baik dan stabil.

Fluktuasi harga komoditas ini masih akan memberikan pengaruh dalam pergerakan IHSG saat ini dan di tembah dengan pengaruh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Pengaruh tersebut kemungkinan akan memberikan potensi penguatan bagi pergerakan IHSG hari ini.

Kamis, 07 Desember 2017

DOLAR AS MULAI MEMBAIK

SAVEPergerakan kurs dolar AS berbalik arah menguat terhadap nilai tukar rupiah, akibat optimisme terhadap reformasi perpajakan di AS.

Kemarin, dolar AS bergerak melemah setelah adanya pernyataan dari Presiden Donald Trump mengenai Yerusalem yang merupakan Ibu Kota Israel, hal ini dapat membahayakan usaha perdamaian Timur Tenggah dan membuat teman-teman dan musuh Washington menjadi berantakan.

Berdasarkan dari data Reuters, Kamis (7/12/2017), laju greenback berbalik arah menguat  di pasar spot menjadi 93,650 dari posisi sebelumnya di 93.556. Angka tersebut menjadi posisi tertinggi sejak 22 November 2017.

Dolar AS yang bergerak naik juga menyebabkan mata uang rupiah ini bervariatif. Rupiah dibuka di posisi Rp13.547/US$, angka ini naik tipis 1 poin atau 0,01% jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp13.546/US$.

Sementara pergerakan dolar AS yang kembali melanjutkan penguatannya ini didorong oleh optimisme pasar terhadap pengesahan program reformasi pajak AS. Penguatan rupiah yang seharusnya dapat tertahan justru berbalik melemah seiring dengan meningkatnya permintaan mata uang dolar AS.

NASDAQ NAIK TINGGI DIDORONG SAHAM FACEBOOK

SAVEPada perdagangan kemarin, pergerakan bursa saham Wall Street di AS ditutup cenderung lebih rendah. Hanya indeks Nasdaq yang bergerak menguat didorong oleh kenaikan saham Facebook. Pasar melemah lantaran menanti rincian reformasi perpajakan AS yang sedang dibahas di Kongres.

Mengutip dari CNBC, Kamis (7/12/2017), laju indeks Nasdaq bergerak naik sebesar 0,21% ke posisi 6.776,38, didorong oleh kenaikan saham Facebook yang nyaris mencapai 2%. Indeks S&P 500 ditutup di posisi 2.629,27, meski saham teknologi informasi naik 0,8%, namun saham energi turun sebesar 1,3% di tengah penurunan harga minyak. Sedangkan indeks Dow Jones turun sebesar 39,73 poin ke 24.140,91.

Saat ini para investor tengah menanti terkait rincian bari dari perundingan Kongres soal reformasi perpajakan di AS. Pimpinan rapat memberikan sinyal mengenai penurunan pajak penghasilan badan di akhir tahun ini.

Sementara ekspektasi perpajakan AS menjadi keuntungan bagi bursa saham AS sepanjang tahun 2017 ini, yang mendorong ke posisi tertinggi. Namun belum adanya keputusan perpajakan AS membuat reli bursa AS mendadak menurun.

IHSG MENURUN KE JALUR NEGATIF

SAVEPergerakan IHSG hari ini dibuka stagnan meski sempat bergerak naik ke zona hijau sebelum akhirnya menurun. Terjadinya aksi jual asing masih berlanjut hingga saat ini.

IHSG dibuka di posisi 6.035,685, angka ini sedikit meningkat 0,177 poin atau 0,01%. Sedangkan Indeks LQ45 dibuka menurun meski tidak terlalu banyak 0,956 poin atau 0,09% ke posisi 1.018,273.

Namun, penguatan IHSG ini tidak berlangsung lama. Aksi jual asing semakin ramai dan IHSG jatuh ke jalur negatif.

Laju IHSG kembali menurun sebesar 11,866 poin atau 0,20% ke 6.023,642. Dan indeks LQ45 juga turun 3,367 poin atau 0,33% menjadi 1.015,862.

Sedangkan pada perdagangan kemarin, IHSG melanjutkan pergerakan positifnya hingga penutupan perdagangan. IHSG ditutup di posisi 6.035.

Sementara pergerakan bursa-bursa di kawasan Asia hari ini dibuka menguat. Hanya pasar saham China yang mengalami kejatuhan.

Rabu, 06 Desember 2017

IHSG BERGERAK NAIK KE LEVEL 6.040

SAVESesi I siang hari ini, pergerakan IHSG masih melanjutkan tren positifnya dan parkir di posisi 6.040.

Pergerakan IHSG siang ini berada di zona hijau dengan kenaikan sebesar 39,599 poin atau 0,66% menjadi 6.040,073. Sedangkan Indeks LQ45 bergerak menguat sebesar 9,651 poin atau 0,95% ke posisi 1.021,774.

IHSG juga sempat menyentuh posisi tertingginya di 6.044, dan posisi terendahnya berada di 6.001. Pergerakan IHSG ini berhasil jauhi zona merah.

Ada sebanyak 8 sektor saham bergerak menguat di tengah masih lesunya saham infrastruktur. Total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 424 saham, untuk saham yang bergerak naik ada 158 saham, 166 saham menurun, dan 100 saham lainnya bergerak stagnan.

Perdagangan saham terlihat cukup sepi dengan frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 207,245 kali dengan transaksi 3,6 miliar lembar saham atau senilai Rp2,7 triliun.

Sementara bursa-bursa Asia siang ini kompak bergerak di zona merah di tengah minimnya sentimen positif.

Senin, 04 Desember 2017

IHSG NYARIS TURUN DARI LEVEL 6.000

SAVESiang hari ini, pergerakan bursa saham IHSG yang mengalami penguatan nampaknya terhambat oleh aksi jual investor asing.

Menutup perdagangan sesi I siang ini, pergerakan IHSG berada di posisi 6.008,711, angka ini naik sebesar 56,573 poin atau 0,95%. Sedangkan Indeks LQ45 melaju 17,651 poin atau 1,78% menjadi 1.009,815.

Pergerakan indeks ini berhasil menghindar dari zona merah hingga penutupan perdagangan siang ini. IHSG juga sempat menyentuh posisi tertingginya di 6.022,593.

Perdagangan siang hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi saham yang ditransaksikan sebanyak 254.783 kali dengan volume 10,911 miliar lembar saham atau senilai Rp6,561 triliun.

Total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 417 saham, untuk saham yang bergerak menguat ada 123 saham, 177 saham melemah, dan 117 saham lainnya bergerak stagnan.

Sementara bursa regional hingga perdagangan siang ini masih bergerak mixed, ada sejumlah saham yang menguat, dan ada juga yang melemah. Dan pelemahan bursa global menjadi sentimen negatif.