Minggu, 10 November 2019

DOLAR AS MENGUAT DARI RUPIAH


SAVE- Pada perdagangan pagi ini Senin (11/11/2019), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di posisi Rp 14.023. Posisi tersebut lebih tinggi jika dibandingkan penutupan perdagangan pekan lalu.

Hari ini, dolar AS bergerak di kisaran Rp 14.023 hingga Rp 14.036.

Dolar AS menguat terhadap peso Filipina, ringgit Malaysia dan won Korea Selatan. Namun berbanding kebalik, dolar AS bergerak melemah dengan yen Jepang, baht Thailand dan dolar Selandia Baru.

Pergerakan dolar AS yang positif dikarenakan adanya optimisme AS dan China yang akan menurunkan tarif dan meredakan ketegangan perang dagang.

Para pelaku pasar memilih wait and see dalam menunggu hasil perundingan dagang AS dengan China. Para pejabat dari kedua negara pada akhir pekan lalu mengatakan bahwa langkah menarik kembali beberapa tarif telah disepakati.





Jumat, 08 November 2019

IHSG BEROTOT DI AKHIR PEKAN


SAVE- Pada perdagangan hari ini Jumat (08/11/2019), IHSG bergerak di zona hijau. IHSG menunjukkan pergerakan naik sebesar 2 poin atau yang setara dengan 0,04% berada di posisi 6.168.

Berbanding kebalik dengan IHSG, indeks LQ45 justru bergerak turun sebesar 0,5 poin atau yang setara dengan 0,06% di posisi 977,805.

Pada pre opening perdagangan, IHSG bergerak tipis dengan kenaikan sebesar 0,1 poin di posisi 6.165,7. Indeks LQ45 bergerak melemah sebesar 0,5 poin atau yang setara dengan 0,06% di level 997,805.

Di awal perdagangan, IHSG bergerak di level tertinggi pada 6.172,5 dan level terendah di posisi 6.162,4.

Volume perdagangan sebesar 322,4 juta saham dengan nilai transaksi harian saham Rp 1188,5 miliar dan total frekuensi di awal perdagangan saham sebanyak 16.435 kali.

Terdapat 137 saham yang diam di tempat, 67 saham bergerak melemah dan 109 saham menunjukkan penguatan.





moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Kamis, 07 November 2019

RUPIAH LESU LAGI


SAVE- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah pada perdagangan Kamis (07/11/2019). Rupiah melemah 18 poin atau yang setara dengan 0,13% berada di posisi Rp 14.040/US$.

Rupiah bergerak di kisaran Rp 14.035/US$ hingga Rp 14.045/US$. Jika dilihat dari awal tahun, rupiah telah menguat sebesar 2,42%.

Beberapa mayoritas di kawasan Asia juga berjalan melemah berhadapan dengan dolar AS. Seperti peso Filipina melemah 0,04%, dolar Singapura turun 0,06%, ringgit Malaysia melemah 0,17%, dan won Korea juga melemah 0,28%.

Adanya permintaan terhadap dolar AS berjalan meningkat dalam jangka pendek di dalam kekhawatiran pasar karena ketidakpastian negosiasi dagang antara AS dengan China. Penandatangan kesepakatan ditunda sampai dengan bulan Desember dikarenakan ada pembahasan tentang persyaratan dan tempat.





moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc

Rabu, 06 November 2019

IHSG BERGERAK DUA ARAH


SAVE- IHSG pada perdagangan Rabu (06/11/2019) menunjukkan pergerakan dua arah.
Pada pre opening perdagangan, IHSG bergerak cukup positif dengan penguatan 9,76 poin atau yang setara  dengan 0,16% berada di posisi 6.273,91. Begitu juga dengan indeks LQ45 yang juga menanjak di level 998.

Namun pada pembukaan perdagangan, IHSG justru bergerak ke zona merah dengan penurunan sebanyak 12,08 poin atau yang setara dengan 0,19% di level 6.252,06. Diikuti pula oleh indeks LQ45 yang juga melemah sebesar 0,45% di posisi 995,23.

Nilai transaksi saham sebesar Rp 189,2 miliar. Total frekuensi saham di awal perdagangan 19.193 kali dengan volume perdagangan 257,5 juta saham.

Terdapat 145 saham yang bergerak stagnan, 108 saham menunjukkan penguatan dan 61 saham melemah.

Dari 7 sektor yang bergerak di zona merah pada awal perdagangan, sektor yang paling menunjukkan pelemahan di sektor keuangan yang turun 0,27%, sektor pertambangan yang melemah 0,42% dan yang paling mencolok pelemahannya berada di sektor konstruksi dengan penurunan sebesar 0,59%.





Selasa, 05 November 2019

LEMAHNYA PERGERAKAN RUPIAH


SAVE- Pada perdagangan pagi Selasa (05/11/2019), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 11 poin atau yang setara dengan 0,08% di posisi Rp 14.025/US$.

Rupiah melemah bersamaan dengan beberapa mata uang Asia lainnya seperti dolar Hongkong melemah 0,01%, ringgit Malaysia turun 0,02%, yen Jepang melemah 0,10%, peso Filipina yang melemah 0,15% dan won Korea turun 0,14%.

Rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.025/US$ hingga Rp 14.038/US$.

Meskipun pembukaan perdagangan rupiah melemah, rupiah masih diperkirakan akan mengalami penguatan karena adanya sentimen perjanjian dagang AS dengan Cina yang direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.





Senin, 04 November 2019

HIJAUNYA IHSG


SAVE- Pada perdagangan Senin (04/11/2019), IHSG menunjukkan penguatannya. IHSG bergerak naik sebesar 21 poin atau yang setara dengan 0,36% berada di posisi 6.228.
Diikuti pula oleh indeks LQ45 yang menguat sebesar 4,0 poin atau yang setara dengan 0,52% di level 985.

Pada pre opening perdagangan hari ini, IHSG bergerak di zona hijau si level 6.219  dengan adanya kenaikan sebesar 11 poin atau yang setara dengan 0,19%. Begitupun dengan indeks LQ45 menunjukkan kenaikannya sebesar 2,9 poin atau yang setara dengan 0,30% di level 983.

Di awal pembukaan perdagangan, level terendah IHSG berada di level 6.255,88 dan level tertingginya di posisi 6.264,52.

Volume perdagangan pada awal perdagangan sebesar 522,6 juta saham, dengan nilai transaksi harian saham Rp 144,3 miliar, dan total frekuensi saham sebanyak 11.163 kali. Terdapat 155 saham yang tidak menunjukkan pergerakan kemana pun, 42 saham yang melemah dan 124 saham menguat.

Sektor-sektor yang mendorong IHSG berada di zona hijau seperti sektor manufaktur menanjak 0,22%, sektor perkebunan naik 0,3% dan sektor barang konsumsi menguat 0,43%.



Jumat, 01 November 2019

TURUNNYA GERAK RUPIAH


SAVE- Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Jumat (01/11/2019), bergerak ke zona merah. Rupiah melemah sebesar 0,12% atau yang sama dengan 17,5 poin berada di level Rp 14.060/US$.

Pelemahan rupiah terhadap dolar AS juga diikuti oleh beberapa mayoritas mata uang di Kawasan Asia seperti peso Filipina sebesar 0,1%, rupee India sebesar 0,05% dan dolar Hongkong 0,01%.

Namun bath Thailand menguat 0,03%, yen Jepang menguat 0,07%, yuan China menguat 0,23% dan juga dolar Singapura dan ringgit Malaysia yang masing-masing melemah sebesar 0,02%.

Adanya dampak negatif karena adanya potensi gagalnya perjanjian dagang antara Amerika Serikat dan China. Hal tersebut membuat rupiah melemah. Pejabat Tiongkok meragukan perjanjian dagang yang komprehensif dengan AS bisa tercapai.

Rupiah berpotensi dikisaran Rp 14.000/US$ hingga Rp 14.100/US$.




moneychangersunterjakartautara

savemoneychanger @ptsavemc