SAVE - Pergerakan kurs dolar AS sempat mengalami penurunan terhadap beberapa mata uang Asia. Saat ini rupiah merupakan salah satu mata uang yang mengalami kenaikan tinggi terhadap mata uang Paman Sam.
Seorng Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, penguatan rupiah ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal yaitu, mengenai ketidakpastian bank sentral AS dalam kenaikan tingkat suku bunganya.
Jika dilihat persepsi terhadap Indonesia saat ini sedang bagus-bagusnya karena diantara sejumlah emerging ekonomi, Indonesia merupakan salah satu yang paling tidak manajemen makro ekonominya sangat prudent stabil.
pada perdagangan hari ini, rupiah kembali mengalami penguatan terhadap dolar AS. Posisi The Greenback dapat tertekan hingga berada di sekitar posisi Rp13.300 dari posisi sebelumnya di Rp13.400.
Kamis, 11 Februari 2016
Jumat, 05 Februari 2016
EKONOMI RI 4,79%, IHSG LANGSUNG MELONJAK HINGGA 2%
SAVE - Badan Pusat Statistik merilis hasil data pertumbuhan ekonomi sepanjang 2015 berada di 4,79%, angka tersebut melambat dibanding dengan tahun 2014 lalu sebesar 5,02%.
Namun, jika melihat kondisi ekonomi saat ini, angka pertumbuhan 4,79% dinilai masih membaik.
Hal tersebut langsung direspon positif oleh IHSG yang meningkat hingga 89,612 poin atau 1,91% menjadi 4.755,425.
Sebelumnya pada pembukaan perdagangan Jumat (5/2/2016), IHSG hanya menguat 13,312 poin atau 0,29% menjadi 4.679,129. Sementara pembukaan indeks LQ45 mengalami penguatan sebesar 3,909 poin atau 0,48% menjadi 817.654.
Namun, jika melihat kondisi ekonomi saat ini, angka pertumbuhan 4,79% dinilai masih membaik.
Hal tersebut langsung direspon positif oleh IHSG yang meningkat hingga 89,612 poin atau 1,91% menjadi 4.755,425.
Sebelumnya pada pembukaan perdagangan Jumat (5/2/2016), IHSG hanya menguat 13,312 poin atau 0,29% menjadi 4.679,129. Sementara pembukaan indeks LQ45 mengalami penguatan sebesar 3,909 poin atau 0,48% menjadi 817.654.
Kamis, 04 Februari 2016
SUKU BUNGA THE FED AKAN NAIK 3 KALI DI TAHUN INI
SAVE - Bank sentral AS atau The Fed kemungkinan akan menaikan tingkat suku bunganya 3 kali di tahun ini, yang sebelumnya sempat diperkirakan sebanyak 4 kali.
Jika kondisi pasar membaik secara signifikan, kenaikan suku bunga The Fed kemungkinan akan dilakukan pada bulan April mendatang.
Kenaikan suku bunga The Fed yang diperkirakan naik hingga 3 kali di tahun ini masih sesuai dengan kondisi pasar keuangan saat ini.
Selain itu, Wakil Ketua Fed, Stanley Fischer mengatakan, pada awal minggu ini, bank sentral AS tidak yakin berapa kali tingkat suku bunga akan dinaikan tahun ini.
Namun, dari hasil pertemuan akhir Januari lalu menyebutkan, suku bunga AS yang akan dinaikan sebanyak 4 kali di tahun ini kemungkinan belum bisa tercapai.
Berbagai pertimbangan seperti inflasi maupun paasar keungan juga dilihat oleh The Fed dalam memutuskan untuk menahan tingkat suku bunganya.
Investor menilai, The Fed kemungkinan tidak akan menaikan tingkat suku bunganya di bulan Maret.
Jika kondisi pasar membaik secara signifikan, kenaikan suku bunga The Fed kemungkinan akan dilakukan pada bulan April mendatang.
Kenaikan suku bunga The Fed yang diperkirakan naik hingga 3 kali di tahun ini masih sesuai dengan kondisi pasar keuangan saat ini.
Selain itu, Wakil Ketua Fed, Stanley Fischer mengatakan, pada awal minggu ini, bank sentral AS tidak yakin berapa kali tingkat suku bunga akan dinaikan tahun ini.
Namun, dari hasil pertemuan akhir Januari lalu menyebutkan, suku bunga AS yang akan dinaikan sebanyak 4 kali di tahun ini kemungkinan belum bisa tercapai.
Berbagai pertimbangan seperti inflasi maupun paasar keungan juga dilihat oleh The Fed dalam memutuskan untuk menahan tingkat suku bunganya.
Investor menilai, The Fed kemungkinan tidak akan menaikan tingkat suku bunganya di bulan Maret.
GERAK NILAI TUKAR RUPIAH DINILAI MASIH WAJAR
SAVE - Akhir-akhir ini, pergerakan nilai tukar rupiah terus berfluktuasi terhadap dolar AS.
Hari ini Kamis (4/2/2016), pergerakan rupiah diperkirakan masih akan berada di sekitar posisi Rp13.700 hingga Rp13.850/US$.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 0,51% pada Januari 2016.
Ada beberapa pihak menilai penguatan rupiah terjadi kerana respon tinggi capaian inflasi yang tergolong rendah dan terkendali.
Smentara Ryan Kirnanto, Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia (Persero) mengungkapkan, mengenai pergerakan naik-turunnya nilai tukar rupiah ini merupakan perkara biasa. Nilai tukar mata uang negara lain pun juga mengalami pergerakan yang sama. Lantaran pergerakan nilai tukar setiap mata uang, termasuk juga rupiah, bergantung pada mekanisme pasar.
Atau lebih jelasnya pergerakan rupiah ini bergantung pada besaran penawaran dan permintaan yang ada.
Rabu, 03 Februari 2016
KOMITMEN INVESTASI RI NAIK TERBESAR DARI SINGAPURA DI 119% ATAU 206 TRILIUN
SAVE - Badan Koordinasi Pasar Modal (BKPM) mencatat kenaikan nilai komitmen investasi sepanjang Januari 2016 ini di Rp206 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 119% jika dibandingkan dengan poriode sama tahun 2015 lalu.
Nilai komitmen ini menunjukan kepercayaan investor tinggi di tahun ini. hal tersebut sejalan dengan upaya untuk mencapai target realisasi investasi hingga akhir tahun di angka Rp545,4 triliun.
Kenaikan ini merupakan dorongan dari PMDN (penanaman modal dalam negeri) yang mencapai sebesar Rp38 triliun meningkat 261%, dan dari PMA (penanaman modal asiang) sebesar Rp168 triliun, angka tersebut naik 101% jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2015 lalu.
Meski ekonomi sedang mengalami perlambatan dan berbagai kesulitan yang dialami oleh dunia usaha, tapi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia semakin meningkat.
jika dilihat dari sisi negara asal, Singapura merupakan peringkat teratas dalam komitmen investasi yang masuk mencapai sebesar US$7,5 miliar, lalu diikuti oleh China sebesar US$2,8 miliar, Korea Selatan US$280 juta, Jepang US$132 juta, sementara Malaysia US$105 juta.
Dan dari sisi sektor, infrastruktur masih menjadi bidang terbesar penyerap komitmen investasi, yang sudah mencapai Rp90 triliun, atau tumbuh 164% jika dibandingkan dengan periode Januari 2015.
Di industri manufaktur komitmen tersebut porsinya yaitu 43% dari total investasi yang masuk diseluruh sektor.
Nilai komitmen ini menunjukan kepercayaan investor tinggi di tahun ini. hal tersebut sejalan dengan upaya untuk mencapai target realisasi investasi hingga akhir tahun di angka Rp545,4 triliun.
Kenaikan ini merupakan dorongan dari PMDN (penanaman modal dalam negeri) yang mencapai sebesar Rp38 triliun meningkat 261%, dan dari PMA (penanaman modal asiang) sebesar Rp168 triliun, angka tersebut naik 101% jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2015 lalu.
Meski ekonomi sedang mengalami perlambatan dan berbagai kesulitan yang dialami oleh dunia usaha, tapi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia semakin meningkat.
jika dilihat dari sisi negara asal, Singapura merupakan peringkat teratas dalam komitmen investasi yang masuk mencapai sebesar US$7,5 miliar, lalu diikuti oleh China sebesar US$2,8 miliar, Korea Selatan US$280 juta, Jepang US$132 juta, sementara Malaysia US$105 juta.
Dan dari sisi sektor, infrastruktur masih menjadi bidang terbesar penyerap komitmen investasi, yang sudah mencapai Rp90 triliun, atau tumbuh 164% jika dibandingkan dengan periode Januari 2015.
Di industri manufaktur komitmen tersebut porsinya yaitu 43% dari total investasi yang masuk diseluruh sektor.
Selasa, 02 Februari 2016
AWAL PEKAN WALL STREET BERGERAK DATAR
SAVE - Saham Facebook dan Alphabet yang mengalami penguatan mampu mendorong bursa saham Wall Street di Amerika Serikat dari kejatuhan dalam. Di awal pekan Wall Street ditutup datar.
Saham Alphabet sebagai induk Google mengalami kenaikan 1,2% menjadi US$770,77/lembar. Selain itu, saham Twitter juga meningkat sebesar 6,6% menjadi US$17,91/lembar pasca adanya pembahasan mengenai suntikan modal baru.
Wall Street pada awal perdagangan mengalami penurunan lantaran menurunnya ekonomi China, yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi perlambatan ekonomian dunia dan anjloknya harga minyak. Selama Januari 2016 manufaktur di China sudah mengalami penurunan.
pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones menurun 17,12 atau 0,1% menjadi 16.449,18. Indeks S&P 500 merosot 0,86 poin atau 0,04% menjadi 1.939,38. Dan indeks Nasdaq naik 6,41 poin atau 0,14% menjadi 4.620,37.
Saham yang ditransaksikan ada sekitar 8miliar lembar saham, dan di bawah rata-rata setiap harinya, sebanyak 9,1 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.
Saham Alphabet sebagai induk Google mengalami kenaikan 1,2% menjadi US$770,77/lembar. Selain itu, saham Twitter juga meningkat sebesar 6,6% menjadi US$17,91/lembar pasca adanya pembahasan mengenai suntikan modal baru.
Wall Street pada awal perdagangan mengalami penurunan lantaran menurunnya ekonomi China, yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi perlambatan ekonomian dunia dan anjloknya harga minyak. Selama Januari 2016 manufaktur di China sudah mengalami penurunan.
pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones menurun 17,12 atau 0,1% menjadi 16.449,18. Indeks S&P 500 merosot 0,86 poin atau 0,04% menjadi 1.939,38. Dan indeks Nasdaq naik 6,41 poin atau 0,14% menjadi 4.620,37.
Saham yang ditransaksikan ada sekitar 8miliar lembar saham, dan di bawah rata-rata setiap harinya, sebanyak 9,1 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.
Senin, 01 Februari 2016
MINYAK DUNIA KAMBALI MEROSOT
SAVE - Pada perdagangan awal bulan ini, harga minyak dunia kembali mengalami penurunan setelah Korea Selatan mencatat data ekspornya mengalami penurunan terendah sejak tahun 2009 dan prospek produksi berkurang.
Mengutip dari Reuters,
Senin (1/2/2016), harga minyak brent diperdagangkan berada di level US$35,55/barel,
angka tersebut menuru 44 sen atau 1,2% dari penutupan terakhir. Hal ini juga
dialami oleh harga minyak Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) yang
anjlok 32 sen menjadi US$33,30/barel.
Tercatat penurunan ekspor yang dialami Korea Selatan hingga
mencapai 18,5% dari tahun ke tahun sebesar US$36,7 miliar, angka tersebut
anjlok ke posisi terendahnya sejak 2009.
Penurunan ekonomi Asia Utara berorientasi ekspor menjadi indikator
utama dari perlambatan percepatan di perekonomian terbesar di Asia .
Secara bersamaan, prospek pemotongan terkoordinasi produksi
oleh eksportir terbaik seperti Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan
Rusia sepertinya masih belum mampu untuk mewujudkan lantaran perbedaan antara
produsen tersebut.
Produksi minyak OPEC telah meningkat sebesar 32,60 juta barel/hari,
angka tersebut tertinggi dalam setahun, meningkatkan kelebihan pasokan minyak global
lebih dari 1 juta barel minyak mentah yang setiap hari memproduksi lebih dari
permintaan.
Langganan:
Postingan (Atom)






